Lutfiana Sari Ariestien

Lutfiana suka menulis sejak dipaksa oleh dosen di tahun pertama dia kuliah. Kebiasaan menulis ini dia mulai dari blog. Namun, sejak anak-anaknya lahir, Lutfiana mulai menyukai buku bacaan bergambar untuk anak-anak. Karena tinggal di Jepang, dia mulai tersadar kalau bacaan untuk anak muslim di Jepang masih sangat kurang. Oleh karena itu, pada tahun 2023, dia … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini:

Berkunjung ke Kampung Pasir

Berkunjung ke Kampung Pasir Elfia Farah “Uuuwhhh …,” keluh Ega sembari beberapa kali menggeliat. Perjalanan dari Jakarta ke Sumenep, di ujung timur Pulau Madura, sungguh melelahkan. Kalau bukan karena penasaran dengan Kampung Pasir, Ega tidak akan mau pergi sejauh ini. “Sabar, sebentar lagi sampai, kok,” hibur Om Indra sambil tetap fokus memegang setir. Benar saja, … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini:

Celengan Kendi Ajaib

Hari ini cuaca terasa sangat panas, awan tak terlihat di atas langit sana. Semua orang menantikan mendung segera datang, tapi nyatanya hal itu hanya kemustahilan. Anak-anak sekolah dasar tampak berbaris untuk membeli es potong, mungkin mereka sangat kehausan di tengah terik matahari yang menyengat. Seorang anak bernama Danu menggandeng temannya bernama Adi, mereka lalu mendekati … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini:

Naomi Teman Kami

Oleh : Zahrotul Jannah Naomi mengintip dari balik tirai jendela kamarnya. Terlihat sekelompok anak-anak seusianya berlarian ke mushola dekat rumahnya. Para anak perempuan memakai mukena warna-warni. Ada yang bergambar bunga, kartun, atau yang lainnya. Sementara yang lelaki memakai peci dan sarung. Mereka semua membawa juzz ‘amma di tangan. Cahaya senja menyinari wajah ceria mereka. Tawa … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini:

Olif Tak Mau Mengompol Lagi

Waktu menunjukkan pukul 21.00 WIB. Ini waktunya untuk Olif tidur, tetapi dia masih sibuk dengan mainannya. “Olif, segera bereskan mainanmu dan pergilah ke kamar mandi,” ajak Ibu. “Sebentar lagi, Ibu, Olif masih belum selesai,” jawab Olif,”Roarr!!! Gozila menyerang kota!!” sangat asyik Olif memainkan imajinasinya. “Hmmhh,” Ibu menghela napas panjang karena Olif tidak mau menyelesaikan permainannya. … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini:

Kerudung Kain Tenun

Di Desa Wajo hiduplah seorang gadis kecil bersama sang ibu. Mereka berdua tinggal di sebuah rumah panggung. Sang ayah merantaui ke negeri seberang untuk mencari nafkah. Mantika nama gadis itu. Usianya 10 tahun. Gadis itu dididik dengan baik oleh ibunya. Hampir 24 jam rutinitasnya dilakukan bersama sang ibu. Mantika adalah seorang anak yang penurut. Parasnya … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini:

Di Kampung Halaman Ibuku

“Kok banyak orang Bu?” tanya seorang anak laki-laki berbaju kuning kepada ibunya. “Nenek mau syukuran,” jawab  sang Ibu. “Syukuran, syukuran apa Bu,” tanya anak laki-laki yang biasa dipanggil Mail itu. Sang Ibu tampak  tersenyum kecil memperlihatkan lesung pipinya. “Syukuran kepulangan ayah, ibu, dan Mail,” jawab Ibu Mail. “Apalagi ini, ‘kan pertama kali Mail pulang ke … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini: