Pizza Matahari

Aku punya matahari
Tak pernah telat bangun pagi
Bersinar tanpa henti
Pulang ke rumahnya senja hari.

Aku punya matahari
Bersinar dengan senang hati
Kadang-kadang panasnya menyengat
Tapi, tubuhku dibuat sehat.

Aku punya matahari

Senyumnya mekar seperti bunga

Ia semringah tak pernah letih

Semua makhluk mencintainya

Aku punya matahari
Bentuknya seperti telur dadar
Aku jadi ingin makan matahari
Siapa tahu aku bisa pintar.

Aku punya matahari
Andai ia bisa kubagi-bagi
Aku ingin memotongnya seperti pizza
Lalu, aku memberi sepotong pada ayah
sepotong pada bunda
dan sepotong lagi pada adik
Buat ibu guru, nanti saja ya …

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan komentar