Kesepakatan dengan Kakak

Mandalika merengut kesal. Dia menenggelamkan tubuhnya di kasur. Gedoran di pintu kamar tak membuatnya beranjak bangkit. “Manda, buka pintunya!” Suara Kak Djalenga malah membuat Mandalika menutup telinganya dengan bantal. Sebel, sebel, sebel. Kenapa Kak Djalenga harus menikah secepat ini! Mandalika jadi kehilangan teman bermain yang seru. Biasanya Kakak yang selalu menemaninya melakukan berbagai aktivitas menyenangkan. … Baca Selengkapnya

Bagikan artikel ini: