Apa iya ada ayam berbulu biru?
Pertanyaan itu menjadi awal untuk membaca lebih jauh tentang kisah seekor ayam istimewa. Ya, ayam ini memang istimewa. Selain bulunya berwarna biru, badan si ayam sangat besar. Bahkan lebih besar dari badan Puri, si pemilik ayam.
Lantas apakah Puri kerepotan karena memiliki ayam yang tidak biasa ini?
Tidak juga. Anak kecil yang suka memelihara ayam ini tidak mengalami kesulitan memelihara si ayam biru. Tapi, tunggu dulu. Apa benar begitu?
Bukankah di awal, Kak Maya, penulis buku ini mengisahkan kalau Puri harus pandai-pandai membujuk ayam betinanya agar mau mengerami telur temuan Puri.
Ah, Puri hampir lupa insiden yang membuatnya mencari akal agar telur kecil itu bisa menetas. Usaha yang tidak sia-sia setelah Puri berhasil bernegosiasi dengan ayam betinanya.
Hingga akhirnya telur itu menetas dan ayam biru pun tumbuh besar. Benar-benar besar karena tubuhnya semakin lama semakin tinggi dan beusar, lebih besar dari pintu kandang.
Bobotnya yang tidak biasa ternyata membuat Puri dan teman-temannya khawatir. Mereka sepakat untuk mencari tahu keadaan si ayam biru. Ternyata perjalanan ke dokter ayam penuh dengan kegembiraan. Semua memberi dukungan. Ada yang memberikan syal, topi, hingga kacamata. Penampilan ayam biru jadi heboh, seperti akan pergi ke pesta saja.
Lalu apakah ayam biru baik-baik saja? Yuk, cari tahu dengan membaca buku yang ilustrasinya dibuat dengan cantik oleh Kak Ayesha.
