Meresensi Buku Anak Kode Rahasia Persahabatan
Oleh: Ziya Zhi
š Identitas Buku
- Judul: Kode Rahasia Persahabatan
- Penulis: Salma Intifada
- Penerbit: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Tahun Terbit: 2022
- Jumlah Halaman: 36 Halaman
š Ringkasan Isi Buku
Buku Anak berjudul Kode Rahasia Persahabatan adalah sebuah buku yang ditulis oleh Salma Intifada. Mengisahkan tentang tiga sahabat, Mila, Wuri, dan Adinda. Mereka bertiga sudah berteman sejak kecil. Jarak rumah mereka pun tidak terlalu jauh.
Suatu hari Mila mendapatkan surat dari sahabat pena. Wuri juga mau mendapatkan surat dari sahabat pena seperti Mila. Namun, Adinda sedih karena dia seorang tunanetra. Adinda tidak bisa membaca surat dari Mila, dan Wuri, karena sebentar lagi dia akan pindah.
Mila, dan Wuri pun membujuk Adinda, tetapi Adinda tetap saja bersedih. Keesokkan harinya Mila, dan Wuri mencari cara agar bisa berkirim surat untuk Adinda. Mila, dan Wuri pergi ke perpustakaan kota. Di perpustakaan kota ada pojok baca untuk tunanetra.
Seorang kakak penjaga perpustakaan mengantar Mila, dan Wuri ke pojok Braille. Di pojok Braille, Mila, dan Wuri melihat-lihat buku tersebut yang isinya putih semua. Mereka pelan-pelan belajar.
Berkali-kali mereka gagal menulis Braille untuk Adinda. Pada akhirnya, mereka berhasil. Mereka menulis Braille menggunakan butiran kacang hijau yang disusun sesuai kode abjad.
Tibalah saatnya Adinda pergi. Mila, dan Wuri pun memberikan sebuah kotak. Dengan berdebar Adinda membuka kotak tersebut. Dia merasakan sebuah benda empuk dan halus serta selembar kertas.
"Kami sayang Adinda," eja Adinda pelan-pelan.
"Kita sahabat selamanya." Adinda pun memeluk kedua sahabatnya.
Mila, dan Wuri pun dengan giat belajar giat agar bisa berkirim surat untuk Adinda. Dengan bantuan huruf Braille Kode persahabatan mereka.
ā Kelebihan & Kekurangan
- Kelebihan: Buku anak ini sangat bagus untuk dibaca. Terlebih ditujukan untuk pembaca anak jenjang B3. Ceritanya mudah dipahami. Susunan tiap kalimatnya juga mudah dicerna anak-anak. Gambarnya juga bagus. Terlebih ada beberapa gambar huruf Braiile.
- Kekurangan: Di bagian akhir cerita terdapat gambar susunan sepotong huruf Braille. Seharusnya dibuat penuh. Agar anak-anak bisa belajar.
š” Penilaian & Kesimpulan
Penulis sangat apik memilih cerita yang unik. Bisa memadukan karakter seorang anak tunanetra ke dalam cerita. Adanya gambar-gambar huruf Braiile makin menambah tinggi penilaian dalam buku ini.
Keakraban, tidak memilih teman, dan giat berlatih. Beberapa hal baik dari karakter si tokoh mencerminkan pribadi yang baik pula bagi si pembaca. Karakter-karakter inilah yang bisa dijadikan contoh agar anak-anak tidak menilai buruk pada salah satu temannya yang mempunyai kekurangan.
